Viral Insiden "Tendangan Kungfu

Trending Topic

Viral! Insiden "Tendangan Kungfu" di Laga EPA U-20: Sportivitas Sepak Bola Indonesia Kembali Ternoda

Oleh: Redaksi BolaVibe | Terbit: 24 April 2026

Dunia sepak bola usia dini Indonesia kembali diguncang kabar tak sedap. Jagat media sosial tengah viral menyusul insiden "Tendangan Kungfu" yang terjadi dalam laga Elite Pro Academy (EPA) U-20 antara Bhayangkara Presisi FC melawan Dewa United.

Aksi yang dinilai sangat membahayakan keselamatan pemain tersebut memicu kemarahan publik, pengamat bola, hingga pelatih profesional di kasta tertinggi liga Indonesia.

Kronologi Kejadian

Insiden bermula dari sebuah perebutan bola mati yang memanas di area tengah lapangan. Dalam sebuah tayangan video yang beredar luas di platform TikTok dan X (Twitter), terlihat salah satu pemain melakukan terjangan kaki yang sangat tinggi hingga mengenai bagian vital pemain lawan tanpa upaya memainkan bola.

"Ini bukan lagi soal taktik, tapi soal keselamatan pemain. Tindakan seperti itu tidak punya tempat dalam sepak bola profesional manapun," tulis salah satu netizen yang viral di kolom komentar.

Kritik Pedas dari Mauricio Souza

Pelatih kawakan Persija Jakarta, Mauricio Souza, turut memberikan komentar pedas terkait kejadian ini. Menurutnya, pengembangan pemain muda seharusnya fokus pada teknik dan mentalitas, bukan kekerasan di lapangan.

Souza mendesak PSSI dan operator liga untuk memberikan sanksi yang sangat berat agar memberikan efek jera. "Jika kita membiarkan ini di level junior, kita sedang menghancurkan masa depan tim nasional," tegasnya dalam sesi wawancara terbaru.

Tuntutan Sanksi Berat Komdis PSSI

Kini, publik menunggu langkah tegas dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Berikut adalah beberapa poin yang menjadi tuntutan netizen dan pengamat:

  • Skorsing Jangka Panjang: Larangan bermain bagi pemain yang bersangkutan sebagai efek jera.
  • Evaluasi Kepemimpinan Wasit: Peninjauan kembali ketegasan wasit yang bertugas saat kejadian berlangsung.
  • Edukasi Psikologi Pemain: Klub diminta lebih ketat dalam mengawasi stabilitas emosi pemain muda mereka.
Catatan Redaksi: Sepak bola adalah alat pemersatu. Kekerasan dalam bentuk apapun harus segera diberantas demi kemajuan industri sepak bola tanah air.

Bagaimana menurut Anda mengenai insiden ini? Tuliskan pendapat Anda di kolom komentar!

TAGS: #EPAU20 #TendanganKungfu #ViralBolaIndonesia #PSSI #BhayangkaraFC #DewaUnited #BolaVibe

Comments

Popular posts from this blog

Hasil Malut United vs Persebaya: Bajol Ijo Curi Poin di Ternate, Skor 0-2

Nama tim yang bertanding + Jenis konten + Skor/Update

Bocoran Jersey Urban Klub Eropa Musim Depan: Estetika & Identitas